Anak Kecanduan Gadget, Apa Yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Bifidobacterium infantis M-63 yang membantu penyerapan nutrisi serta mencegah dan mengurangi gejala alergi. Ajak Si Kecil melakukan permainan yang dapat menstimulasi kecerdasan majemuknya sekaligus menciptakan high quality time antara Bunda dan Si Kecil.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Jangan melarang anak anda untuk bermain gawai, melainkan berikan lah batasan. Seperti poin sebelumnya, berilah kesempatan anak anda untuk bermain dan bersosialisasi di luar ruangan. Berilah batasan pada anak anda seperti, batasan bermain gawai selama 1 atau 2 jam sehari.

Saat anak masuk sekolah,gadgetsatu ini masih bisa memberikan manfaat bagi penggunanya. Entah itu untuk mencari info-info yang edukatif atau sebagai alat komunikasi. Jika Anda ingin mengurangi waktu bermain gadget, Anda sendiri juga harus mampu mengatur waktu untuk menggunakan gadget secara bijak. Bahkan, tak sedikit dari anak-anak yang kecanduan gadget memilih untuk mengisolasi dirinya, sering mengalami perubahan mood yang sangat cepat. Anak yang terlalu sering major gadget dapat mengalami berbagai gejala gangguan fisik. Sebagai contoh, anak selalu mengambil gadgetnya ketika bangun tidur dan makan di meja dengan mata yang terpaku ke layar.

Misalnya kalau anak makannya ga habis maka waktu untuk major gadgetnya jadi dikurangi. Awal ketika COVID masuk ke Indonesia dan anak-anak harus berhenti sekolah sementara, saya menyadari kalau si kecil kok jadi semakin sering pegang gadget dan nonton TV. Penggunaan gadget di malam hari dapat menyebabkan berbagai masalah untuk anak.

Sebagian orang tua dengan sengaja memberikangadgetpada anak agar mereka dapat menyelesaikan berbagai urusan lainnya sementara anak bermaingadget. Sayangnya, hal ini terkadang dilakukan secara kebablasan hingga anak pun akhirnya mengalami kecanduan. Jangan biarkan ini terus dilanjutkan karena akan merugikan orang tua, anak, bahkan orang-orang di sekitar.

Anak di bawah dua tahun sebaiknya tidak diperkenalkan pada gadget sama sekali. Pastikan untuk memberikan pujian pada anak ketika ia berhasil menahan diri untuk tidak bermain sport dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Buat peraturan tidak boleh menggunakan gadget di tempat-tempat tertentu. Semakin banyak waktu yang dimiliki oleh anak maka akan semakin banyak peluang untuk merasa bosan.

Meski menurut gurunya masih normal, tetapi Rieska tetap merasa kurang nyaman dengan situasi tersebut. Dia pun memutuskan berhenti kerja sebelum musim dingin 2014, karena tidak ingin Carlo keterusan sibuk dengan gadget. Tidak sedikit orangtua yang menjadikan gadget sebagai “alat penenang” agar anak tidak mengganggu aktivitas orangtua. Jangan sampai Anda iba dengan rengekan anak yang terus meminta agar bisa primary gadget.